New Media
NEW MEDIA Telegram (19/07/2017) Penikmat dan pengamat media begitu gusar dan resah sekali dalam hal ini. Masyarakat kita di Surabaya benar-benar menghadapi dilema besar. Katanya bangsa kita tak ingin dijajah, tak ingin di tindas, tak ingin dibodohi oleh negara lain? Tetapi kita sendiri masih ketergantungan dengan media yang di ciptakan oleh negara lain. Ibarat media ini adalah dewa, dimana kita selalu memuja, dan mendambakannya. Memang benar sih media menguntungkan juga bagi saya pribadi, karena disana kita dapat menyalurkan bisnis, bakat, dan sebagainya dgn jangkauan yang luas. Tapi knp penghapusan 1 media saja yang di ciptakan oleh pihak A hal seperti ini kita lebih cemaskan? Padahal masih banyak cagar alam yang telah hilang di ambil oleh negara lain, kita mengacuhkan tak menghiraukan.? Terkadang saya sempat terkesan melihat karya" anak bangsa yang hebat dapat menciptakan aplikasi milik indonesia sendiri yaitu namanya adalah Catfiz...