Postingan

Menampilkan postingan dengan label Art

Merpati Putih

Gambar
Merpati Putih Terbang mau kemana? Cakrawala nampak tak mempesona Hingga   merenung di pelupuk api Tak mau bercermin di sungai jernih Lantas, harus bermain-main kemana? Jika udara tak mau singgah Dan sayap-sayapnya patah Apakah kau tetap putus asa? Sampai kapan sangkarnya sekeras baja? Hingga bulu putihya di lumuri darah Sekarang ia tak punya tempat singgah Mungkin sangkarnya tak pernah peka Hanya dapat melamun bersama angin Menahan embun menetesi pesisir Merpati putih menahan perih Dalam rindu yang ku dapati Surabaya, 30 Juli 2017 oleh    : AIS

PENYEMANGAT

Gambar
PENYEMANGAT Penyemangat yang tak semangat Semangat kian berkarat Menghantam niat Merangkul cinta yang melekat Tapi yang melekat tak mendekap Hanya sekedar butuh sayap-sayap Padahal aku selalu hinggap Kenapa batra mu nampak ombak tak berucap Duduklah mari kita berbincang mesrah Agar tawa mu tak lagi resah. Coba kita lukis mawar bersama Seperti kisah dulu kala Duduklah mari bersyair kata Aku ingin menyanyikan musikalisasi cinta Agar tawa mu nampak nyata Coba tatap dalam di ujung mata. Jagalah sayap ku agar tak lagi patah Surabaya, 21 Juili 2017 Oleh : ais

Lewatkan PAGI, Without SUN

Gambar
"Lewatkan PAGI, Without SUN" Berbinar kasat mata... termengang ngah oleh tawa... Pagi tiba menutup luka... dalam rindu yg menjelma... Mawar telah lupa dan amnesia Sampai tangkainya patah... Hingga hujan terus tiba... Tanpa sadar malam tiada... Berganti pagi lalu kembali senja... Tanpa sadar 1 bulan lamanya... Matahari tak nampak cahaya... Pelangi tak lagi singgah.... Kicauannya entah kemana... Hanya dapat bersembunyi digua-gua... Dengan wajah bermuram durja. Tanpa pagi dan matahari Diam-diam berbisik lirih Mengucap rindu pada semilir mengacuhkan ku dipesisir Sampai senja berahir Lewatkan pagi tanpa matahari -Ais- Surabaya, 08 mei 2017 

Penantian Sang Surya

Gambar
  Jika ku sendiri,  mawar akan layu dan mati, dan buta ijoh akan melahap cahaya di hati, Menyiksa diri sendiri, Karna kerinduan tak kudapati,, Hanya dapat merindu dipadepokan,  Menunggu mu datang dan duduk bersebelahan, Sambil terucap salam kenangan, Mungkin ini hanya basa basi Namun, denyut nadi pertanda aku yang sepi... Karna sepi, tanpa sinar mentari... Yang telah di lahap oleh buta ijoh kini... Heh, serpihan rindu tetaplah di pintu... Aku berjuang untukmu.. Bermimpi-mimpilah yang indah.. Karna kau harapan sang surya.... Pergilah ke samudra,  Aku tak apa jika sang surya menjadi senja.... Walaupun senja adalah ketiadaan... Yang melumat air mata dalam genggaman.... Tetaplah pada tujuan,, Jangan menengok diriku yang kesepian,, Walaupun kau akan menjadi senja dan hilang,, Aku pujangga menunggu mu Hingga datang,,           NB : Video ini saya ambil dari situs http...

Menopang Rindu

Gambar
### ### Melambai  menompang tak terangsang... Berjatuhan  melumat ditengah hujan... Batas akhir  nampak di sudut gersang... Berdegub  amarah membara kerinduan... Harum cakrawala tak mengesankan.... Mawar merah nampak berdendang-dendang.. Terlihat pagi yang mengharukan.... Hanya sebatas mimpi yang melayang terbang... Tak teristimewah  sebuah bingkisan... Jika naluri tak  terealisasikan... Mungkin doa  yang menerbangkan pesan... Agar bintang semalam  tersampaikan... Oh tuhan,  genggam sebuah tangan , agar dapat menopang.... hingga kembaliku dapat di kenang.... By : Ais JUDUL : Menopang Rindu MUSIKUS : M.Hafid   Acoustic : Musikalisasi puisi By M.Hafid JUDUL: Musikalisasi Puisi Menopang Rindu

Demi Cita-Cita mu

Gambar
Untuk adik-adik cahayaku.. Yang menopang lelah mu. Ditengah jalanan itu.. Tanpa mengeluh. Kau kobarkan semangatmu Di tanah airku (indonesiaku). demi cita-cita mu Hy, Terus lah maju.. Jangan pupus dan berlalu Karna kau jayalah bangsaku.. Namun, Wahai negaraku.....? Tengoklah sedikit adik-adik ku Tanpa kobaran mereka Kau takan merdeka...!!! Hy, Masihkah kau tak mau mengulurkan tanganmu...? Masihkah kau terus perdebatkan kepentingan mu...? Sampai tak pedulikan sosok jalanan itu...?